Di Kamboja hidup seorang laki-laki bernama Khek. Suatu hari, Khek ingin menjual keledai miliknya. Ia lantas mengajak anaknya pergi ke pasar untuk menjual keledai. Khek pergi ke pasar dengan cara menggendong keledainya. Khek berpikir, agar keledai miliknya dihargai dengan harga pantas, maka ia harus menjaga keledainya tidak kelelahan.
Saat bertemu orang di jalan, orang-orang lantas mentertawakan Khek karena menggendong keledai. “Kamu ada-ada saja Khek, keledai kan untuk ditunggangi, bukan digendong.”
Karena ditertawakan, Khek lantas menurunkan keledai dari punggungya. Ia menyuruh anaknya menunggangi keledai. Sementara ia sendiri menuntun si keledai.
Beberapa lama kemudian, mereka bertemu orang di jalan. Orang tersebut mengatakan anak Khek tidak tahu diri. “Anakmu sungguh kurang ajar Khek, betapa teganya ia membiarkan ayahnya menuntun keledai, sementara ia enak-enakan menunggang keledai.”
Khek kemudian memutuskan untuk menungganggi keledai berdua bersama anaknya. “Kita tunggangi berdua saja keledai ini.” kata Khek pada anaknya.
Baru berjalan beberapa langkah, seseorang menegur Khek dan anaknya. “Kamu ini bodoh sekali Khek, tubuh keledai kecil, jangan samakan dengan kuda. Keledaimu akan kelelahan karena ditunggangi berdua.”
Akhirnya Khek & anaknya turun dari keledai. “Kita tuntun saja keledai ini. Kita berdua berjalan sendiri. Kita lakukan yang menurut kita terbaik saja, tidak bisa mendengar pendapat semua orang.”
Khek & anaknya kemudian menuntun keledai hingga di pasar. Mereka berhasil menjual keledai dengan harga pantas. Demikian dongeng anak Khek dan keledai dari negara Kamboja.
Referensi:
Referensi:
- Damayanti, Astri, 2014, Dongeng Klasik 5 Benua, Jakarta: Penerbit Bestari Buana Murni.
Anda baru saja membaca Khek Dan Keledai, Dongeng Anak Kamboja. Jika memiliki pertanyaan atau komentar mengenai cerita rakyat ini, silahkan tulis pada bagian komentar di bawah. Terima kasih telah mengunjungi caritasato.blogspot.com.
Jika anda menyukai dongeng anak ini, silahkan bagikan melalui e-mail, media sosial atau melalui situs web lainnya. Jangan lupa untuk menyertakan link balik ke caritasato.blogspot.com. Silahkan baca juga dongeng anak lainnya:
- Asal Mula Kelompen, dongeng anak Belanda
- Putri Tidur, dongeng anak Prancis
- Rusa Bermata Biru, dongeng anak Amerika
- Putri Duyung Sirena, dongeng anak Guam
- Menimbang Gajah, dongeng anak Tiongkok
- Asal Mula Rodeo, dongeng anak Amerika
- Raja Bertanduk, dongeng anak Filipina
- Pemburu dan Burung Snipe, dongeng anak Norwegia
- Air Mata Putri Tislet, dongeng anak Maroko
- Pemburu dan Gorila, dongeng anak Kongo
- Kisah Momotaro, dongeng anak Jepang
- Asal Mula Danau Narran, dongeng anak Australia
- Kisah Alibaba, dongeng anak Iran
- Asal Mula Pohon Kelapa, dongeng anak Chamorro
- Pohon Kacang Ajaib, dongeng anak Inggris
- Murid-Murid Guru Gampar, dongeng anak Malaysia
- Khek Dan Keledai, dongeng anak Kamboja
- Ikan Untuk Raja, dongeng anak Irak
- Asal Mula Singapura, dongeng anak Singapura
- Penyebab Air Laut Asin, dongeng anak Korea
- Guru Goso, dongeng anak Tanzania
- Beruang Menari, dongeng anak Jerman
- Urashima Taro, dongeng anak Jepang
- Matahari dan Angin, dongeng anak Amerika
- Berebut Kue, dongeng anak Nigeria
- Tigran dan Ikan Kecil, dongeng anak Armenia
- Si Kepala Tebal, dongeng anak Kanada
- Pelikan Desa Kabrau, dongeng anak Afrika Tengah
Labels:
Dongeng Anak

0 Komentar untuk "Khek Dan Keledai, Dongeng Anak Kamboja"